[Sejarah] [Tujuan] [Struktur Organisasi]
 
 

KALENDER S2W

M S S R K J S
24 25 26 27 28 29 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
 
ATRIBUT S2W

 

KONSULTASI

MODIFIKASI

PERFORMANCE

TROUBLESHOOTING

AKSESORIS

SUKU CADANG

REVIEW

 
RAMBU-RAMBU
 
MOTOR S2W
 
DOWNLOAD
 
SPARE PART
 
SPONSOR
 

 
 
MAILING LIST

SUZUKI-2WHEELS

 

S2W ON TV

Motomania ANTV

Tour D'Lampung ANTV

SOTR TRANS 7

 

SITE LINK

MOTOR PLUS

OTOMOTIF

OTOTREND

AUTOCLUB

SAFT7

OTOMOTIX

OTOGENIK

 

BROTHER LINK

 

WEB STATISTIK S2W

 
 
 

KALENDER S2W

M S S R K J S
24 25 26 27 28 29 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
 
ATRIBUT S2W

 

KONSULTASI

MODIFIKASI

PERFORMANCE

TROUBLESHOOTING

AKSESORIS

SUKU CADANG

REVIEW

 
RAMBU-RAMBU
 
MOTOR S2W
 
DOWNLOAD
 
SPARE PART
 
SPONSOR
 

 
 
MAILING LIST

SUZUKI-2WHEELS

 

S2W ON TV

Motomania ANTV

Tour D'Lampung ANTV

SOTR TRANS 7

 

SITE LINK

MOTOR PLUS

OTOMOTIF

OTOTREND

AUTOCLUB

SAFT7

OTOMOTIX

OTOGENIK

 

BROTHER LINK

 

WEB STATISTIK S2W

 
 
ARTIKEL S2W

Tes Kebisingan Knalpot Buat Harian Seberapa Berisik
Article Date:
Source: Motor Plus Online

Knalpot racing 4-tak variasi jadi pilihan pertama modifikasi dimulai. Untuk dongkrak tampilan sekaligus tenaga, tapi berisik. Belakangan ada gosip pembatasan suara. Meski aturan belum jelas, tapi cukup bikin bingung konsumen.

Bukan mau lebih tahu atau mendahului Undang Undang soal pengaturan knalpot. MOTOR Plus pengin tahu seberapa berisik pipa buang racing variasi. Kali aja, bisa jadi sumbang saran buat bapak-bapak pembuat peraturan saat mematok angka DB (decibell).

Minimal ada gambaran rata-rata suara knalpot yang ada di pasaran. Harapannya, kebijakan nggak terkesan semena-mena buat pengguna dan produsen, gitcu. Yongki, Chuenk

RAGAM KNALPOT
Dipilih merek ngetop yang mewakili berbagai kelas. Di antaranya AHRS (Asep Hendro Racing Sport), HRP (Hendriansyah Racing Product), 3DI Racing Exhaust, Ahau Motor, SG Racing Muffler, AJM (Ahmad Jayadi Motorsport) dan TDR. Pertimbangnya, rentang harga Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu laris di pasaran.

Saat ini produsen knalpot kian tanggap soal isu pembatasan suara. "Biar nggak berisik banget, di ujung silencer knalpot TDR dipasang penyekat yang bisa dibongkar-bongkar," bilang Benny Rachmawan, Technical Development Mitra2000 dari Lodan Center, Ancol, Jakarta Utara.

Nggak mau kalah label AHRS juga menawarkan knalpot yang rada diem dengan pipa header panjang. Beda lagi dengan HRP yang memilih merancang ulang moncong silencer baru agar nggak kelewat bising. Hasilnya? Lihat aja tabel dibawah oke!

METODE PENGUKURANCara pertama, menggunakan alat uji suara analog bermerek Nihon Kagaku Kogyo. Diletakan pada jarak 1 meter dengan posisi lurus dari lubang buang knalpot. Test dilakukan di tempat terbuka pada malam hari. Mulai pukul 24.00 sampai 03.00 WIB (dini hari). Agar tidak ada distorsi dari suara lain.

Metode kedua dengan alat sound level meter bermerek Lutron spek digital. Kalau yang ini dilakukan di siang hari. Agak berbeda, pengujian disesuaikan petunjuk yang tertera. Dilakukan pada jarak 50 cm dengan posisi 45 derajat dari lubang knalpot.

Masing-masing knalpot diuji dua kali, yaitu saat langsam dan pada saat puncak rpm alias putaran gas mentok. Agar mesin tidak terlalu enteng, rasio dimasukin pada posisi gigi 1.

Maksud pengujian sampai gas mentok atau rpm tertinggi, agar diketahui DB tertinggi yang dikeluarkan dari masing-masing knalpot. Karena, pada praktiknya suara yang paling terdengar adalah saat digeber di putaran puncak. Makanya, jika ada yang melakukan dengan cara lain, misalnya dengan pembatasan pada rpm tertentu, maka hasil angkanya juga beda.

KESIMPULAN
Inovasi produsen knalpot kian positif. Macam trik TDR terbukti nurunin 5 decibell saat langsam dan digeber (uji dengan sound level meter Nihon Kagaku Kogyo).
Hal sama juga terjadi di knalpot HRP yang rancang ulang tabung peredam knalpot. Saat gas dibuka penuh knalpot baru lebih senyap 6 dB ketimbang versi sebelumnya.
Lihat angka di atas. Idealnya saluran buang variasi pantas bermain di bawah 120 dB, bisa mencapai batas 110 dB malah lebih bagus tanpa mengorbankan tenaga puncak. Kisaran 125 dB ke atas (ambang batas kebisingan di MotoGP adalah 130 dB).

Keterangan:
-dB: decibell
-TDR diuji dua kali dengan corong di moncong silencer terpasang dan dibuka
-Motor yang dipake Yamaha Vega 2004 kondisi standar

KESIMPULAN
Inovasi produsen knalpot kian positif. Macam trik TDR terbukti nurunin 5 decibell saat langsam dan digeber (uji dengan sound level meter Nihon Kagaku Kogyo).

Hal sama juga terjadi di knalpot HRP yang rancang ulang tabung peredam knalpot. Saat gas dibuka penuh knalpot baru lebih senyap 6 dB ketimbang versi sebelumnya.

Lihat angka di atas. Idealnya saluran buang variasi pantas bermain di bawah 120 dB, bisa mencapai batas 110 dB malah lebih bagus tanpa mengorbankan tenaga puncak. Kisaran 125 dB ke atas (ambang batas kebisingan di MotoGP adalah 130 dB).

 LATEST ARTICLE

[Info] - 19 Dec 2014 04:37:15
Aman Enggak Ban Tipe Tube Jadi Tubeless?
[Info] - 19 Dec 2014 04:34:20
Pakai Ban Balap Aman Gak Sih
[Modif] - 19 Dec 2014 04:27:27
Suzuki GT Jogja Dimodif Cafe Racer
[Info] - 19 Dec 2014 04:24:26
Saling Tukar Pelek Palang
[Tips] - 18 Dec 2014 09:43:50
Cek Kondisi Rantai Setelah Turing
[Tips] - 07 Jun 2011 03:29:48
Karat di Motor Kesayangan? Bukan Masalah!
[Tips] - 18 Mar 2011 09:12:50
Atasi Mesin Overheat Dengan Satu Sendok Teh Oli
[Tips] - 16 Feb 2011 03:01:31
Tips dan Trik Membeli Motor Bekas
[Info] - 18 Jan 2011 03:59:34
Karat Bikin Baut Susah Dilepas
[Info] - 18 Jan 2011 03:57:56
Periksa Accu dan Kiprok
 
LOKASI KOPDAR
S2W Jakarta
S2W Bogor 
S2W Banten BSD
S2W Banten Citra
 
 
 
POLLING
 

:: Copyright 2003 SUZUKI-2WHEELS Team
 

Host : 54.83.126.155 Port : 
Browser : CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)